Informasi Terkini

Situs Informasi Terkini

Sekilas Gerakan Surealisme dalam Budaya Seni

Gerakan Surealis sesungguhnya merupakan gerakan budaya yang bermula dari tahun 1920-an, eskpresi utamanya berkisar di ranah seni lukis, kriya, dan penulisan. Ekspresi surealis dalam seni dan penulisan paling banyak dibicarakan di kalangan seniman-seniman dan budayawan.

Karya Surealis mengandung unsur kejutan, tak terduga, dan unsur-unsur tersebut ditempatkan berdekatan satu sama lain tanpa alasan yang jelas sehingga terkesan absurd dan berada di luar rasionalitas pemikiran manusia.

Banyak seniman dan penulis yang memanfaatkan teknik surealis sebagai gerakan budaya yang memandanga karya mereka sebagai hasil dari ungkapan gerakan filosofit yang paling maju di tengah-tengah kemapanan yang membosankan.

Gerakan Surealisme

Surealisme berada di atas segala gerakan revolusi

Karya surealisme dikatakan sebagai sebuah gerakan budaya yang berada di atas segala gerkan revolusi. Karya yang memanfaatkan gerakan surealisme untuk mengungkapkan realitas masyarakat dikatakan sebagai artedak, dan Andre Breton salah satu kritikus pemerhati gerakan surealis enyebut surealis berada di atas segala gerakan.

Awal mula kemunculan gerakan surealisme dilatarbelakangi dari gerakan budaya yang bernama dadaisme. Gerakan dadaisme yang melebur batas antara satu unsur dengan unsur lainnya, dan diluar nalar manusia menjadi cikal bakal surealis.

Pusar gerakan surealis ebrada di Paris, salah satu seniman terkenal gerakan surealis ialah Salvador Dali. Dari karyanya kita bisa mengamati, unsur-unsur tertentu yang memiliki kesan kuat ditampilkan menjadi satu bersebelahan, dan terkesan tidak rapi, namun bila dilihat dalam satu kesatuan penampakan karya surealis menawarkan jalan pada pemerhatinya untuk menikmati dimensi baru dari sebuah realitas yang sudah tidak jelas arahnya.

Gerakan yang diciptakan tahun 1917 oleh Guillaume Apollinaire ini mempengaruhi film seperti Angel’s Egg dan El Topo. Dalam sejarahnya tercatat, gerakan surealisme pertama kali muncul dalam karya Gullaume Apollinaire yang membuat karya kolaboratif dengan Jean Cocteau, Erik Satie, Pablo Picasso, dan Leonide Massine.

Pada suatu ketika, sebetulnya gerakan surelisme sulit di terima di dunia. Dalam sebuah buku yang ditulis oleh Schurian di dalamnya terungkap betapa sulitnya dunia seni rupa menerima tema-tema baru yang fantastic dan bernuansa fantasi seperti surealisme. Meskipun demikian, pada akhirnya surealisme menjadi salah satu mashab seni terkemuka dan bahkan penganutnya semakin banyak.

Mementingkan Alam Bawah Sadar

Cara kerja surealisme ialah mementingkan alam bawah sadar manusia dan nonrasionalitas manusia dalam citraan, sehingga tercipta karya di atas atau di luar realitas yang dihadapi manusia sehari-hari. aliran surelisme ingin menunjukkan bahwa kehidupan seringkali dipengaruhi oleh alam bawah sadar, alam mimpi.

Segala peristiwa yang terlukis terjadi dalam waktu yang bersamaan, serentak, batas antara realitas dan mimpi bisa tidak ada, saling bersinggungan dan saling mempengaruhi. Oleh karenanya, antara realitas dan khayalan seolah-olah tidak ada batasnya, karena itulah aliran ini kemudian disebut dengan super realisme atau melampaui kenyataan yang ada. aliran surealisme dipenuhi dengan kejutan-kejutan sebagai cara untuk menunjukkan kebabasan berkreativitas yang melampaui batas logika, extraordinary.

 

Updated: April 11, 2018 — 2:33 am
Informasi Terkini © 2018 Kontak Disclaimer Frontier Theme